1.1 Apa yang anda ketahui tentang Web Science ?
Web Science adalah ilmu yang mempelajari tentang efisiensi atau
pemanfaatan dari sebuah web, agar dapat dirasakan manfaat dan kegunaannya pada
banyak bidang di dalam kehidupan sehari-hari. Di dalam web science kita belajar
bagaimana memberdayakan suatu sumber daya virtual sebagai media komunikasi
praktis. Dengan tampilan web yang menarik dan abtraktik agar memunculkan minat
orang banyak untuk membaca web tersebut.Contoh-contoh nyata yang sudah
diterapkan dapat dilihat pada bidang komersil atau bidang ekonomi, bidang
sosial dan bidang pendidikan.
1.2 Jelaskan
sejarah Web Science ?
Penemu
situs web adalah Sir Timothy John "Tim" Berners-Lee, sedangkan situs
web yang tersambung dengan jaringan pertama kali muncul pada tahun 1991. Maksud
dari Tim ketika merancang situs web adalah untuk memudahkan tukar menukar dan
memperbarui informasi pada sesama peneliti di tempat ia bekerja. Pada tanggal
30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat
digunakan secara gratis oleh publik.
Sebuah
situs web bisa berupa hasil kerja dari perorangan atau individu, atau
menunjukkan kepemilikan dari suatu organisasi, perusahaan. biasanya pembahasan
dalam sebuah situs web merujuk pada sebuah ataupun beberapa topik khusus, atau
kepentingan tertentu. Sebuah situs web bisa berisi pranala yang menghubungkan
ke situs web lain, demkian pula dengan situs web lainnya. Hal ini terkadang
membuat perbedaan antara situs web yang dibuat oleh individu ataupun
perseorangan dengan situs web yang dibuat oleh organisasi bisnis menjadi tidak
begitu jelas.
Situs
web biasanya ditempatkan pada server web. Sebuah server web umumnya telah dilengkapi
dengan perangkat-perangkat lunak khusus untuk menangani pengaturan nama ranah,
serta menangani layanan atas protokol HTTP yang disebut sebagai Server HTTP
(bahasa Inggris: HTTP Server) seperti Apache HTTP Server, atau Internet
Information Services (IIS).
Perkembangan
website selanjutnya seperti dibawah ini :
·
Memex,
(singkatan dari "memory extender") , adalah nama yang diberikan oleh
Vannevar Bush untuk sebuah mesin teoretis yang ia usulkan dalam artikelnya As
We May Think, yang dimuat pada tahun 1945 pada The Atlantic Monthly. Memex
disebut-sebut sebagai pionir dari teknologi hiperteks yang muncul kemudian
·
Hipertext,
hiperteks adalah paradigma interface pengguna untuk menampilkan dokumen yang
berisi referensi-silang otomatis ke dokumen lainnya yang disebut hiperlink.
Memilih hiperlink menyebabkan komputer menampilkan dokumen yang terhubungkan
dalam waktu sangat singkat.
·
Usenet
adalah sistem diskusi Internet yang terdistribusi secara global. Sistem ini
dikembangkan dari arsitektur serbaguna UUCP dari nama yang sama. Mahasiswa
pascasarjana Universitas Duke bernama Tom Truscott dan Jim Ellis mencetuskan
idenya pada tahun 1979 untuk selanjutnya membangun sistem ini pada tahun 1980.
Pengguna membaca dan mengirim pesan umum (disebut artikel atau posting, dan
secara kolektif disebut berita) ke satu kategori atau lebih yang disebut
newsgroup. Usenet menyerupai Bulletin Board System (BBS) dalam banyak hal, dan
merupakan awal dari berbagai forum Internet yang banyak digunakan saat ini,
secara kasar dapat dianggap sebagai hibrida antara surat elektronik dan forum
web. Diskusi disusun menurut topik diskusi, dan ditampilkan oleh Newsreader
seperti halnya susunan forum web dan BBSes, meskipun artikel disimpan pada
peladen secara berurutan.
·
FTP
adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang
merupakan standar untuk pengiriman berkas(file) komputer antar mesin-mesin
dalam sebuah Antarjaringan.
·
Intenet
dimulai pada 1969 ketika Departemen Pertahanan Amerika, U. S. Defense Advanced
Research Projects Agency (DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset tentang
bagaimana caranya menghubungkan sejumlah computer sehingga membentuk jaringan
organik. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.
·
Gopher,
adalah protokol layer aplikasi TCP/IP yang dirancang untuk distribusi,
pencarian, dan pengambilan dokumen melalui Internet. Sangat berorientasi pada
desain dokumen menu, protokol Gopher disajikan menarik untuk alternatif World
Wide Web pada tahap awalnya, tapi akhirnya gagal mencapai popularitas. Gopher
diciptakan oleh Mark McCahill dan timnya di University of Minnesota pada 1991.
·
Web
1.0 yang sejak tahun 1992 mulai memperkenalkan beragam web browser, serta mendorong
pertumbuhan pemanfaatan Web sebagai penyedia informasi. Pada tingkat ini web
masih bersifat read only.
·
Web
2.0 mulai menjadi trend pada tahun 1997, ini memperkaya sifat yang read only
menjadi read write. Aplikasi berbasis Web semakin banyak diterapkan. Web dan
sosial dimulai dengan lahirnya berbagai sarana seperti wikipedia, blog,
friendster.
·
Web
3.0 merupakan rancangan untuk memperkaya Web 2.0, dimana pada Web 2.0 baru
memperhatikan pertukaran data antara manusia, pada Web 3.0 pertukaran data antar
manusia-mesin, mesin-mesin dan manusia-manusia disempurnakan.
1.3 Apa perbedaan web 1.0, web 2.0, web 3.0. berikan contohnya?
1. WEB 1.0
Web 1.0 merupakan teknologi web yang pertama kali
digunakan dalam aplikasi world wide web, atau ada yang menyebut web 1.0.
sebagai www itu sendiri yang banyak digunakan dalam situs web yang bersifat
personal. Beberapa ciri atau karakteristik web 1.0. adalah:
· Merupakan
halaman web yang statis atau hanya berfungsi untuk menampilkan.
· Halaman
masih didesain sebagai html murni, yang ‘hanya’ memungkinkan orang untuk
melihat tanpa ada interaksi
· Biasanya
hanya menyediakan semacam buku tamu online tapi tidak ada interaksi yang intens
· Masih
menggunakan form-form yang dikirim melalui e-mail, sehingga komunikasi biasanya
baru satu arah.
2. WEB 2.0
Web 2.0 adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama
kali oleh O’Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada konferensi web
2.0 pertama di tahun 2004, merujuk pada generasi yang dirasakan sebagai
generasi kedua layanan berbasis web—seperti situs jaringan sosial, wiki,
perangkat komunikasi, dan folksonomi—yang menekankan pada kolaborasi online dan
berbagi antar pengguna.
“Web 2.0 adalah revolusi bisnis di dalam industri komputer
yang terjadi akibat pergerakan ke internet sebagai platform, dan suatu usaha
untuk mengerti aturan-aturan agar sukses di platform tersebut. ”
Prinsip-prinsip Web 2.0 :
· Web
sebagai platform
· Data
sebagai pengendali utama
· Efek
jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi
· Inovasi
dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan
menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi
dan independen
(semacam model pengembangan “open source”)
· Model
bisnis yang ringan, yang dikembangkan dengan gabungan isi dan layanan
Akhir dari sikllus peluncuran (release cycle)
perangkat lunak (perpetual beta)
· Mudah
untuk digunakan dan diadopsi oleh user
3. WEB 3.0
Saat ini adaptasi Web 3.0 mulai dikembangkan oleh
beberapa perusahaan di dunia seperti secondlife, Google Co-Ops, bahkan di
Indonesia sendiri juga sudah ada yang mulai mengembangkannya, yaitu Li’L Online
(LILO) Community.Dalam era web 3.0, pengembangan aspek interaksi sebuah web mulai
dipertimbangkan.. Bagaimana sebuah web dapat memberikan sebuah interaksi sesuai
dengan kebutuhan informasi setiap pemakaianya, merupakan sebuah tantangan utama
dikembangkannya versi Web 3.0 ini.
Web ini bisa dibilang sangat care dengan
kebutuhan kita karena menyediakan apa saja yang kita butuhkan. Contoh
sederhana, dengan dukungan teknologi 3-D animasi, kita bisa membuat profil
avatar sesuai karakter kita kemudian melakukan aktivitas di dunia maya layaknya
kehidupan sehari-hari kita di dunia nyata, mulai dari jalan-jalan, ke mall, ke
book store, bercakap-cakap dengan teman lain, dsb.
Kalau bisa disimpulkan, Web 3.0 adalah dunia virtual
kita. Dia mampu memberi saran dan nasehat untuk kita disamping menyediakan apa
yang kita butuhkan. Memang, ini menjadi salah satu keunikan dari Web 3.0 karena
konsep dasar yang digunakannya adalah manusia dapat berkomunikasi dengan mesin
pencari. Misal, kita bisa meminta Web mencari suatu data spesifik tanpa perlu kita
susah payah mencari satu per satu dalam situs-situs Web Hasil yang diberikan
pun juga relevan
intinya perbedaan dari web 1.0 2.0 dan 3.0 itu hanya
karna perkembangannya saja . seiringnya web berevolusi semakin canggih
kebutuhannya .
1.4 Sebutkan
dan jelaskan metodelogi Web Science?
Web Science merupakan sebuah ilmu, maka pada
dasarnya Web Science harus memiliki metodologi yang akan
digunakan dalam proses pengembangan ilmu tersebut. Metodologi pada Web
Science akan dipengaruhi oleh perekayasaan yang berlatar belakang
industri maupun peneliti akademisi. Dalam pengembangannya, Web Science menggunakan
berbagai metodologi, seperti:
- Metodologi Pemetaan (Mapping) dan Graph
Pada metode ini, struktur
Web dengan sampling merupakan kunci utamanya.
- Metodologi model analisis
Metode ini
mengkombinasikan data empiris yang digunakan untuk melakukan determinasi
probabilitas.
Sebagai contoh laporan riset [Fetterly, 2004]
menyatakan bahwa 27% dari web di Jerman (.de) melakukan perubahan setiap
minggu. Model lain adalah metodologi model analisis yang mengkombinasikan data
empiris yang digunakan untuk melakukan determinasi probabilitas. Metodologi
pada Web Science akan dipengaruhi oleh perekayasaan yang berlatar belakang
industri maupun peneliti akademisi.

Komentar
Posting Komentar